Cerita Ngentot Sedarah Kakak Berjilbab Sange

Pengalaman Dipuaskan Kakak Sendiri

Posted on

Cerita Ngentot Sedarah Kakak Berjilbab Sange,Cerita Ngesex Sedarah,Kisah Hot Sedarah Kakak Beradik,Cerita Sec Kakak Adik,Ngentot Kakak Adik Sedarah Horni

Cerita Ngentot Sedarah Kakak Berjilbab Sange

Cerita Mesum Kakak Adik – Perkenalkan namaku Jarko, umurku 25tahun, aku bekerja sebagai karyawan di sebuah perusahaan swasta yg ada di kotaku. Aku mempunyai seorang kakak yg baru saja menikah. Dia sudah mempunyai rumah sendiri. Aku sering berkunjung kesana. Kakakku sangat senang bila aku berkunjung kesana mungkin karena belum punya momongan jadi kalo aku kesana bisa buat teman. Tak hanya aku yg sering kesana kakak dari kakak iparku juga sering berkunjung kesana, sebut saja namanya kak Indri tp kita memanggilnya dgn sebutan kak M.

WarungMesum

Kak M umurnya 30tahun dia sudah berkeluarga tp belum dikarunia seorang anak walopun sudah 2 tahun menikah. Mungkin karena disebabkan suami dari kak M yg jarang di rumah. Suaminya sering berada di luar kota karenan tuntutan tugas dari kantornya. Setiap kak M ditinggal suaminya dia main ke rumah kakakku dan begitu sebaliknya.

Sudah lama aku memperhatikan kak M, mulai dari wajah hingga bady tubuhnya. Sekilas gambaran tentang kak M, wajahnya manis dgn pipi agak chubby, alisnya tebal, bibrinya mungil seksi, kulitnya putih bersih. Bentuk tubuhnya sangat ideal dgn tinggi badannya. Tidak kurus juga tidak gemuk. Benar2 terlihat seksi. Sepertinya kak M sering merawat tubuhnya. Tapi yg membuat aku terpesona dgn kak M karena dia memakai jilbab jadi terlihat tambah manis.

Setiap kali kami bertemu saat main ke rumah kakakku, aku diam2 sering memperhatikannya. Kadang aku juga horny saat melihat kak M memakai hem ketat yg seakan-akan tidak muat untuk menampung buah dadanya yg montok dgn paduan celana jeans ketat yg memperlihatkan bentuk pantatnya, terlihat kenyal dan padat. Bila sudah begitu aku hanya bisa membayangkan menikmati tubuhnya dan berakhir dgn onani.

Suatu ketika saat aku sedang bermain ke rumah kakakku aku bertemu dgn kak M dia memintaku agar aku mampir ke rumahnya karena dia membutuhkan bantuanku untuk membetulkan kran air yg rusak. Karena aku sedang ga ada pekerjaan aku bersedia untuk ke rumahnya. Akhirnya kita menentukan waktu untuk aku bisa membetulkan krannya itu. Sesampainya di kost aku jadi berpikir yg gak-gak, aku berharap pas aku ke rumah kak M aku bisa menyetubuhinya, tp aku langsung menepis pikir kotor itu dgn tidur.

Esok harinya aku segera bergegas ke rumah kak M. Sesampainya di rumahnya aku pencet bel pintu berkali-kali tp kak M tidak juga muncul namun tak lama kemudian terdengar langkah kak M menuju pintu, dan ketika pintu terbuka alangkah kagetnya aku saat kulihat kak M hanya memakai daster dan handuk di kepalanya pertanda dia sehabis keramas. Jelas sekali leher jenjangnya dgn kulit yg putih mulus.

“Maaf ya menunggu lama, tadi barusan mandi” ucap kak M membuyarkan lamunanku.

“Oh..Gapapa kok kak, a..a..aku juga belum lama” balasku terbata-bata.

“Ayo silakan masuk, kakak mau pakai baju dulu, oya itu krannya yg rusak ada di belakang dekat cucian piring” katanya mempersilakan aku masuk. Dia kemudian berjalan menuju kamarnya dan aku mengikutinya dari belakang, kulihat pantatnya yg padat tercetak karena dasternya agak basah dan otomatis membuat kontolku sedikit menegang.

Kak M masuk ke dalam kamar sedangkan aku lsg menuju dapur untuk membetulkan krannya. Setelah selesai aku menunggu kak M di ruang TV, tak lama kemudian kak M datang menemuiku dgn memakai hem ketat garis-garis berwarna kuning yg semakin membuat kulitnya terlihat putih bersih. Bawahnya dia memakai celana jeans ketat hitam dan jilbab bercorak yg membuat wajahnya semakin anggun. Melihatnya aku sedikit menelan ludah. Kitapun ngobrol kesana kemari.

“Kog sepi, kemana bang Surya?” tanyaku basa-basi

“Dia pergi ke Surabaya 3 hari” jawabnya.

“Ooo…jadi kak M sendirian di rumah, emangnya ga kesepian kak?” tanyaku lagi.

“Jelas kesepianlah, apalagi belum punya baby, ditambah pembantu pulang kampung juga” jelasnya memelas.

“Makanya dari tadi aku kog ga lihat pembantu kakak” kataku. Yes kesempatan nih, rumah yg sepi dgn seorang wanita kesepian pikirku dalam hati.

“Kak, ada minum? aku haus nih” kataku.

“Oh iya sampai lupa bikin minum” jawabnya merasa bersalah.

“Ya udah kak biar aku ambil minum sendiri” kataku sambil beranjak menuju dapur.

“Oya kakak mau aku buatin teh sekalian ga?” tawarku.

“Boleh deh, itu teh dan gulanya ada disamping kompor” teriaknya.

Kubuatkan teh spesial buat kak M yg sudah kutambahkan obat perangsang yg sudah aku persiapkan dari kost.

“Ini kak tehnya” ucapku sambil meyodorkan segelas teh hangat.

“Makasih ya kog malah jadi kamu yg repot” ucapnya. Aku hanya menjawab dgn senyuman dan diapun membalas senyumanku. Kita berdua melanjutan obrolan kita lagi. Tak lama setelah itu kulihat wajah kak M memerah, mungkin sudah dalam pengaruh obat perangsang yg kutuangkan dalam tehnya, pikirku. Lama kelamaan kulihat kak M tidak bisa duduk dgn tenang dan keringatnya mulai keluar. Akupun berpura-pura peduli padanya dan bertanya,

“Kak M kenapa sepertinya kog gelisah sekali” tanyaku basa-basi.

“Oh…ehh..gapap kog cuma merasa sedikit gerah” jawabnya.

“Kakak sakit ya? kalo sakit sini biar aku pijitin” kataku sambil menggeser tempat dudukku mendekatinya dan langsung menaruh tangan kananku diatas pahanya. Awalnya dia terkejut tp tak ada penolakan darinya. Aku mulai meremas paha halusnya dia sedikit mendesah.

“Pijatanku enak kak?” tanyaku.

“Eehh…iya enak” jawabnya sambil mendesah. Aku masih terus meremas pahanya, pijatanku lama kelamaan semakin keatas.

“Iihh..geli dek…” ucapnya manja dgn mata terpejam dan tidak ada penolakan dari dia sama sekali.

Aku pun semakin memberanikan diri untuk mencium bibirnya, kukulum bibirnya yg mungil, lagi2 awalnya dia sedikit terkejut namun sama sekali tidak menolak. Dia bahkan membalas ciumanku dgn ganas dgn kedua tangannya melingkar di leherku. Sampai-sampai aku hampir kehabisan nafas dibuatnya.

Dan tanpa kak M sadari dia membuka kedua pahanya sehingga aku mudah mengusap-usap pangkal pahanya dari luar CDnya. Karena tidak ada penolakan darinya maka tanganku terus merambat keatas untuk melepaskan kancing bajunya. Kak M membantu dgn sedikit menjauhkan badannya dari badanku tp kita tidak melepaskan ciuman kita. Aku mulai meremas-remas buah dadanya yg masih tertutup dgn BH. Buah dadanya terasa masih padat. Kuraih pengait BH dan berusaha melepasnya. Kulihat sepasang gunung kembar dgn ukuran yg lumayan montok.

“Wow, benar2 indah buah dada ini” ucapku spontan. Kulihat kak M setengah malu mendengar pujianku pada buah dadanya.

Tak buang waktu langsung aku meremas kedua bukit kembar itu secara bergantian. Kak M terus mendesah sambil kedua tangannya menjambak-jambak rambutku. Mendengar desahan demi desahan yg keluar dari mulut kak M membuatku semakin bergairah. Aku langsung saja mengulum puting susunya yg sudah menegang dgn liarnya.

“Sssthhh..aahhh.. kenapa berhenti sedot terus sayang” tanyanya saat aku menghentikan kulumanku di putingnya. Aku hanya tersenyum. Lalu kubuka semua bajuku tanpa ada satu pun yg tertinggal di badanku, sehingga nampaklah batang kontolku yg sedari tadi sudah menegang keras di dalam celanaku. Kak M sedikti terheran ketka melihat batang kontolku yg ukurannya memang bisa dibilang agak besar dan panjang dari ukuran pada umumnya.

“Ayo kak dikulum donk jangan dilihat saja, aku ingin merasakan kuluman dari bibir seksi kakak” pintaku.

“Ih kamu ada-ada saja, sini mendekat biar kukulum habis kontolmu itu” balasnya. Dia lalu menjilurkan lidahnya tepat diujung kepala kontolku.

“Ugghhh yeesss…enak kak…masukin lebih dalam lagi kaaaakkk…” desahku. Rupanya dia paham dgn permintaanku, dia langsung mengulum habis batang kontolku, kurasakan ujung kontolku menyentuh rongga tenggorokannya.

Hampir 10 menit dia mengulum kontolku, kurasakan akan ada yg keluar dari dalam kontolku

“Aaahhh kak…aku mau keluaaaarrr…aaahhh…” erangku.

“Iya keluarin aja” jawabnya. Sejenak dia melepaskan kulumannya untuk menjawabku dan kemudian mengulumnya lagi. Selang ebberapa menit akhirnya “CROOOTTT…CROOOTT…CROOOTT…” Spermaku kutumpahkan semuanya di dalam mulut kak M. Oleh kak M semua spermaku ditelan habis. Dia juga menjilati sisa sperma yg menempel diujung kepala kontolku. Sepertinya dia tidak mau ada spermaku yg tersisa sedikitpun.

“Enak banget kak…” ucapku.

“Iya…banyak sekali spermamu yg keluar, pasti kamu udah lama pengin begini ya?” tanya kak M. Aku terdiam tersipu malu.

“Kak sekarang giliranku untuk memuaskan kakak” ucapku.

“Eehh…mau ngapain kamu” sahutnya menggodaku ketika aku mulai berjongkok dihadapannya.

Aku menarik turun celana jeans dan CDnya sekalian. Dia mengankat pantatnya untuk memudahkan aku melepas celananya. Sungguh pemandangan yg indah, memek yg putih mulus dgn ditumbuhi bulu2 yg halus, sepertinya dia rajin mencukurnya bentuknya rapi sekali sehingga membuat kontolku yg agak layu kembali tegang.

“Lho itu kontol kog berdiri lagi” ejeknya.

Aku tak menanggapi ejekan itu. Kubuka kedua pahanya lebar2 dan kusisipkan kepalaku diantaranya. Kumulai menjilati klitorisnya, kak M berteriak manja,

“Aaaahhh…..”

“Jilt terus sayang….enak sekali rasanyaaa…aaaahhhh….” desahnya semakin tak merancau. Kuteruskan kegiatanku untuk mengobok2 memeknya dengan lidahku.

Tak lama kemudian tubuhnya mengejang dgn cengkraman tanganya di kepalaku semakin mengkuat,

“Aaaaahhh …yeeesss….aku keluaaaarrr….” teriaknya. Dia telah mencapai orgasmenya. Cairan kewanitaanya deras keluar membasahi wajahku

“Nikmat banget dek, kamu memang hebat” pujinya.

“Tapi kak, batangku belum ngerasain memek kakak” rengeku manja.

“Iya…iya…biarkan kakak minum dulu…” ucapnya. Dia beranjak menuju dapur dengan keadaan bugil hanya tersisa jilbabnya saja, sangat seksi. Melihat kak M dalam keadaan ini membuatku sangat bernafsu, diam2 kuikuti dia dari belakang dan saat dia sedang minum membelakanngiku dgn tiba-tiba kusergap dia dari belakang, kedua tanganku memegang kedua buah dadanya membuatnya terkejut dan hampir melepaskan gelas ditangannya.

“Ehhh…kamu apa-apaan…untung gelasnya ga jatuh” katanya.

“Aku ga tahan melihat tubuh kakak yg indah ini” ucapku sambil kuremas-remas bukit kembarnya dari belakang dan kurapatkan pinggangku dan pinggangnya membuat batang kontolku tepat terjepit diantara belahan pantatnya.

“Aaarrgghhh…” desahnya keluar dari mulutnya karena perlakuanku ini.

Sedikitku bungkukkan badannya sampai dia bertumpu di meja dapur dan dengan tanganku, kubimbing batang kontolku masuk ke dalam memeknya yang sudah basah,

“Aaahhh enak dek….sodok terus dek yg kenceng aaahhh….” desahnya. Kusodokan batang kontolku masuk semua ke memeknya sampai2 kedua pahaku beradu dengan pantatnya dan menghasilkan bunyi “Pleeekkk….pleekkk….plekkk….”

“Sodok yg keras sayang, puaskan kakak…aahhhh…” desahnya lagi. Rupanya kak M ini kalo sedang birahi cerewet juga ya pikirku.

“Iya kak…akan kupuaskan kamu…kapanpun kakak minta…” jawabku.

“Appaaa bener sayang…ka..kamu akan puaskan kakak kapaanpun kakak mmmintaaa…ahhhhh….?” tanyanya disela2 desahannya.

“Iya kak aku janjiii…” jawabku sekenanya.

Akhirnya kepala kontolku mulai terasa berdenyut sepertinya aku akan keluar.

“Kak aku mau keluar….” ucapku.

“Kakak jjjjuugaaa….kita keluar barengggg yuuuuk….aaahhh…” balasnya.

Tak lama kemudian “AAAARRGGHHHH…. YEEESSS…..” dan kami pun sama-sama keluar dibarengi desah yang panjang.

Tubuh kak M yang lelah bertumpu di atas meja dapur dan aku pun yang kelelahan berada diatas tubuh basah kak M yang berkeringat.

“Kamu benar2 hebat dek, aku tidak pernah merasakan kepuasan seperti ini sebelumnya, suamiku tidak pernah mengajak kakak dgn gaya yg bermacam-macam….yang ada cuma telanjang, masukkan dan keluar itu aja ga ada variasi sama sekali…ga seperti kamu” katanya.

“Itu belum seberapa kak…aku masih punya jurus dan posisi2 yang lain…kakak mau kapan2 mempraktekkannya denganku?” tanyaku manja.

“Mau banget donk dek, tapi kamu janji ya kan buat kakak lebih uas dari ini, awas kamu klo bohong ga boleh minta jatah entot lagi sama kakak” katanya sambil tersenyum manja.

“Tenang kak, aku akan selalu bikin kakak puas….” jawabku.

Akhir cerita kita berdua berciuman mesra dan amndi bersama, di dalam kamar mandi kita sempatakan untuk bercinta kembali.

Selesai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *